REKONSTRUKSI KESEJAHTERAAN KELUARGA ISLAM DI TENGAH HEGEMONI GAYA HIDUP TIKTOK

Penulis

  • Yulizain Putra Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Ikhwan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Zulfan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Kholidah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Kata Kunci:

Keluarga Muslim, Kesejahteraan, TikTok, Budaya Digital

Abstrak

Pertumbuhan pesat TikTok telah mengubah cara individu memandang dan menilai standar kehidupan, termasuk dalam keluarga Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi makna kesejahteraan keluarga Islam di tengah dominasi konten gaya hidup TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap anggota keluarga Muslim yang aktif terpapar konten gaya hidup di TikTok serta didukung observasi konten digital. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pembentukan makna kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berkontribusi terhadap pergeseran persepsi kesejahteraan keluarga melalui normalisasi gaya hidup konsumtif, indikator keberhasilan material, dan representasi keluarga ideal. Namun, keluarga Muslim tidak menerima standar tersebut secara pasif. Mereka melakukan negosiasi, reinterpretasi, dan penyesuaian berdasarkan nilai-nilai Islam, khususnya prinsip kesederhanaan, syukur, dan tanggung jawab keluarga. Penelitian ini menunjukkan bahwa makna kesejahteraan keluarga Islam dikonstruksi ulang melalui interaksi antara narasi media digital dan nilai keagamaan. Temuan ini memperkaya kajian budaya digital, perbandingan sosial, dan studi keluarga Islam dalam konteks masyarakat kontemporer.

Diterbitkan

2026-11-04